Fokus Semarang | Jawa Tengah telah menjadi pusat perhatian dalam upaya meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat. Penguatan gerakan literasi menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tangguh, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital. Bunda Literasi Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, telah mengemukakan pentingnya peningkatan literasi digital sebagai komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Nawal menjelaskan bahwa gerakan literasi perlu diperkuat hingga tingkat akar rumput, dengan melibatkan Bunda Literasi di 35 kabupaten/kota. Bunda Literasi memiliki peran strategis sebagai penggerak kegiatan literasi, edukator literasi, kolaborator literasi, serta motivator literasi. Mereka memiliki peran penting dalam membangun ekosistem literasi yang berkualitas.

Pihaknya juga mengintegrasikan gerakan literasi ke dalam berbagai program Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Bunda PAUD. Langkah tersebut dilakukan agar literasi menjadi gerakan bersama yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Nawal menekankan bahwa penguatan literasi tidak boleh sekadar menjadi program seremonial atau hanya berorientasi pada penghargaan dan penilaian.

Literasi harus tumbuh sebagai panggilan hati dan tanggung jawab moral, untuk menyebarkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat. Nawal juga menekankan bahwa ilmu pengetahuan ialah salah satu sumber kemuliaan manusia. Gerakan literasi harus dilandasi semangat berbagi ilmu pengetahuan, demi menciptakan perubahan positif bagi generasi masa depan.

Keberhasilan program literasi tidak hanya diukur dari tingginya tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi, tetapi juga dari kesadaran untuk mengamalkan dan menyebarkan pengetahuan yang dimiliki kepada orang lain. Nawal menekankan bahwa gerakan literasi adalah tanggung jawab hati nurani kita, untuk memberikan perubahan kepada generasi-generasi kita di masa depan.

Dengan demikian, penguatan gerakan literasi di Jawa Tengah dapat mencetak generasi tangguh, kritis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital.

Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI Gemini/ChatGPT yang dimodifikasi oleh editor untuk kenyamanan pembaca.